Ragunan Zoo Gate

foto commons.wikimedia.org

Ragunan tak hanya menyajikan keanekaragaman satwa, disini pengunjung juga bisa menikmati suasana alam yang masih cukup asri. Hal yang paling menarik adalah keberadaan koleksi primatanya yang ditata sedemikian rupa hingga sangat menarik untuk anak-anak. Tiket masuknya murah, isinya bisa jadi sarana pembelajaran dan permainan untuk anak anak. Di kebun binatang ragunan banyak sekali jenis-jenis binatang dari mulai yang di darat dan juga di udara dan disana juga ada binatang buas misalnya singa dan harimau. Sayangnya pemeliharaannya kurang.

Beberapa bangunan ada yang kotor dan kurang terawat (rapuh) seperti pada wahana rumah pohon, selain itu ada kandang yang kondisi satwanya kosong sehingga tidak memikat pengunjung. Lingkungan kurang terawat, satwanya kurang terawat serta kandangnya tidak sesuai dengan habitat yang aslinya. Kurangnya kedisiplinan dalam penegakan hukum untuk tidak memberi makan pada hewan, serta kurangnya pengawasan dalam perawatan binatang, dari kesehatan, makanan, kondisi, serta keadaan lingkungannya. Tidak ada peran dari sang ‘zookeeper’ khusus yang sepatutnya memberi banyak perhatian terhadap margastawa yang didampingi atau dipelihara, kurangnya peran pengelola dalam ketertiban menjaga lingkungan dan menjaga hewan yang dipelihara terutama hewan – hewan yang sepatutnya dilestarikan.

Kebun binatang ragunan sangat baik untuk jalan-jalan dan menikmati hari, namun keadaan hewan yang pasif dan kurang baik menyebabkan kurangnya ketertarikan untuk melihat hewan aktif seakan-akan berada di alam liarnya. Kurangnya pohon juga mengindikasi suhu panas di dalam kebun binatang, murahnya biaya di dalam kebun binatang tentu menarik dan mempunyai keuntungan tersendiri bagi para wisatawan. Namun yang terpenting adalah perawatan demi kesehatan secara keseluruhan bagi hewan yang berada di dalam pengelolaan kebun binatang ragunan itu sendiri.
Yang saya sangat sukai adalah koleksi dari kebun binatang cukup lengkap dan bervariasi, serta pengunjung dapat berjalan ke arah yang dituju dengan jelas karena ada pedoman dan peta petunjuk yang cukup jelas sehingga para pengunjung tidak tersesat ketika berjalan.

Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia.  Terletak pada tanah seluas sekitar 10 hektare di kawasan yang merupakan pemberian seorang pelukis ternama Indonesia, Raden Saleh. Saat itu, Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia. << [@dennisaden28, foto commons.wikimedia.org]